Pelatihan Pembuatan Proposal

Sebagai lembaga jejaring yang memiliki partisipan dari berbagai daerah dan lintas isu program, tidak bisa dipungkiri pendanaan lembaga (LPK) menjadi aspek penting untuk mendukung kerja-kerja lembaga dan JKLPK. Logikanya adalah jika partisipan kuat, maka akan memperkuat JKLPK. Begitu juga sebaliknya. Sayangnya tidak semua partisipan JKLPK memiliki pendanaan lembaga yang mapan untuk menunjang kerja-kerja jejaring baik di lembaga, Region, hingga nasional.

Partisipan JKLPK yang bergerak di isu LKSA (panti asuhan), misalnya, secara umum masih mengandalkan dukungan donasi dari donatur baik pribadi, kelompok, atau perusahaan. Namun, dukungan ini seperti ini memiliki risiko besar karena bisa jadi dukungan tidak berlanjut. Hal ini terlihat di masa pandemi saat ini, di mana jumlah dukungan dari donatur berkurang.

Sementara itu ada juga partisipan yang sudah mencoba mencari dukungan pendanaan, namun belum berhasil. Salah satu kendala adalah kesulitan merumuskan konsep proposal yang baik dan tepat sehingga bisa meyakinkan pihak luar untuk mau memberikan dukungan dana.

JKLPK menyadari keberlanjutan lembaga tidak hanya ditentukan oleh kekuatan dana semata, ada hal penting lainnya seperti komitmen untuk tetap melayani masyarakat marjinal dan terpinggirkan terlepas dari masalah lembaga yang dihadapi. Namun, memiliki dukungan pendanaan yang berkelanjutan tentunya dapat mendukung pelayanan di masyarakat menjadi lebih baik.

Berdasarkan hal ini, Sekretariat Nasional JKLPK telah mengadakan Pelatihan Pembuatan Proposal melalui aplikasi zoom meeting secara dua gelombang. Gelombang I berlangsung tanggal 21-23 September 2021, dan gelombang II berlangsung satu minggu kemudian, yaitu 28-30 September 2021. Tujuan pelatihan ini adalah peserta dapat memahami desain pembuatan proposal: identifikasi target grup, analisis problem, membuat objektif, indikator, aktivitas, dan budget. Dengan begitu, pascapelatihan peserta diharapkan mampu membuat contoh proposal sesuai kebutuhan lembaganya.

Total ada 26 LPK dari 9 region yang mengikuti pelatihan ini. Adapun narasumber dan fasilitator pelatihan berasal dari Yayasan Satunama, Yogyakarta. pascapelatihan, Seknas dan Satunama akan membantu peserta untuk menyelesaikan rencana tindak lanjut, yaitu pembuatan proposal sesuai dengan isu lembaga mereka masing-masing.

IKUTI MEDIA SOSIAL JKLPK INDONESIA

Designed & Developed by Rivcore Corporation