Kampanye 16 Hari Anti Kekerasan terhadap Perempuan di Region Papua Barat

Dalam rangka kampanye 16 Hari Anti Kekerasan terhadap Perempuan, JKLPK Region Papua Barat bersama lembaga mitra jaringan dan masyarakat mengadakan serangkaian kegiatan bersama. Aksi pertama pada tanggal 25 November 2021, yang juga diperingati sebagai Hari Internasional untuk Penghapusan Kekerasan terhadap Perempuan, yaitu dengan membagikan bunga di jalan kepada masyarakat umum. Kemudian tanggal 27 November kembali membagikan bunga di Lembaga Permasyarakatan Kelas II B Sorong. Aksi berikutnya adalah membagikan brosur informasi tentang HIV/AIDS pada 1 Desember yang juga diperingati sebagai Hari AIDS Sedunia. Tiga hari kemudian, 4 Desember, kembali melakukan aksi dalam peringatan Hari Noken Sedunia, dengan melakukan pawai jalan kaki dan acara kesenian tradisional. Rangkaian kegiatan ini akan diakhiri pada 10 Desember yang bertepatan dengan peringatan hari HAM internasional.

Kampanye 16 Hari Anti Kekerasan terhadap Perempuan digagas oleh Women’s Global Leadership Institute pada tahun 1991, lalu pertama kali dilakukan oleh Komnas Perempuan pada 2001 yang lalu. Aksi kampanye JKLPK Region Barat bersama lembaga mitra dan masyarakat bukan sebatas seremonial belaka. Aksi ini merupakan pengingat kepada negara, pemerintah daerah, dan orang banyak bahwa kekerasan terhadap perempuan, dan juga anak, masih sering terjadi dan penanganan hukum belum memihak kepada korban. Oleh karena itu, dalam aksi ini, Johana Kamesrar, Koordinator JKLPK Papua Barat, menyuarakan pentingnya pengesahan RUU Penghapusan Kekerasan Seksual oleh pemerintah dan DPR sebagai bukti dan komitmen negara untuk melindungi perempuan, terutama para korban.

IKUTI MEDIA SOSIAL JKLPK INDONESIA

Designed & Developed by Rivcore Corporation