Forum Refleksi dan Inspirasi untuk Solidaritas Aksi (FRISA)

Kerangka Acuan

Forum Refleksi dan Inspirasi untuk Solidaritas Aksi (FRISA)

Wisma YBKS, Solo, Jawa Tengah

26-28 Juli 2019

Kerja sama:

CDC – PGI – JKLPK - Yakoma PGI - GKI Muara Karang Jakarta-Mennonite Diakonia Service - STFT Jakarta

Latar belakang

Center for Developmet and Culture (CDC) akan mengadakan Leadership Capacity Building (LCB) pada tanggal 16 Juli s.d. 2 Agustus 2019. Di tengah acara ini, akan juga diadakan kegiatan Forum Refleksi dan Inspirasi untuk Solidaritas Aksi (FRISA). Tema FRISA 2019 adalah The Reunion and Regeneration of The Voices of Love". Banyak lembaga pelayanan Kristen dan kelompok-kelompok masyarakat serta komunitas-komunitas yang selama ini berjuang secara mandiri dan tidak sedikit yang mengalami ke-mandheg-an. Dalam FRISA 2015, berbarengan dengan Sidang Raya ke-14 Dewan Gereja Asia di Ancol, Jakarta, Pdt. Em. Josef P. Widyatmadja mengatakan, "Mungkin lembaga-lembaga pelayanan Kristen mengalami ke-mandheg-an dalam gerakan ekumenis, namun tidak halnya dengan masyarakat akar rumput!

Gerakan ekumenis tetap berjalan!" Ya! Gerakan ekumenis akar rumput tetap berjalan walaupun dalam senyap, melakukan karya-karya transformatif di tengah tindak penindasan, pembodohan, dan pemiskinan yang terjadi di tengah masyarakat. Dalam acara ini para kader oikoumene, yaitu para alumni LCB dari tahun 2009 diundang untuk hadir bersama komunitas-komunitas dan lembaga-lembaga pelayanan Kristen lainnya untuk saling berbagi pengalaman dan sudut pandang serta merayakan arak-arakan ekumenis ini dalam kebersamaan dan suka cita. Dengan diskusi-diskusi, sharing kelompok, doa bersama, pemberdayaan isu tertentu, serta acara kebersamaan yang membawa sukacita, para pelayan Injil Kerajaan Allah ini akan disegarkan dan dimotivasi untuk kembali berjalan di tengah ladang pelayanan yang Tuhan sediakan.

Adanya revolusi industri 4.0 dipandang akan mempengaruhi kehidupan sehari-hari dan tentunya akan ada dampak-dampak yang harus siap untuk dihadapi. Dampak tersebut akan terlihat dalam kehidupan bermasyarakat yang akan mengubah pola interaksi, gaya hidup, kebijakan negara, mudah membangun opini tanpa dasar yang jelas, dan semuanya itu akan menimbulkan gesekan dan konflik. Sebagai pekerja masyarakat harus menyesuaikan program dan pola kerja sesuai konteks dan perkembangan di masyarakat. Berangkat dari hal ini, CDC bekerja sama dengan Persekutuan Gereja-Gereja di Indonesia (PGI) dan Jaringan Kerja Lembaga Pelayanan Kristen di Indonesia (JKLPK) akan mengadakan FRISA 2019.

Tujuan

Adapun tujuan penyelenggaraan FRISA 2019 yang berbarengan dengan LCB 2019 ini adalah:

  1. Peserta Leadership Capacity Building, yang rata-rata berusia muda, mendapatkan insights dari para pelaku pelayanan di lembaga-lembaga pelayanan Kristen dan komunitas-komunitas yang bergerak di tengah masyarakat.
  2. Peserta FRISA dapat mengalihgenerasikan kerinduan pelayanan di lembaga-lembaga pelayanan Kristen kepada generasi muda sehingga terjadi keberlanjutan pelayanan by design.
  3. Peserta LCB 2019 dan FRISA 2019 dapat saling mengisi satu sama lain sehingga komunikasi dan sinergi dapat terbangun dalam jejaring yang lebih luas.

Tempat dan waktu pelaksanaan

FRISA 2019 akan dilaksanakan pada:

  • Hari/tanggal                             

Jumat-Minggu/26-28 Juli 2019

  • Tempat                                               

Wisma YBKS, Jl. Kahar Muzakir, Semangg Solo, Jawa Tengah

Narasumber

Narasumber FRISA 2019 berasal dari berbagai latar belakang profesi, yaitu:

  1. Pdt. Henry Lokra (PGI)
  2. Pdt. Gomar Gultom (Sekum PGI)
  3. Dr. Riant Nugroho (Yayasan Mardiko-Sinode GKI)
  4. Anna Marsiana (aktivis feminisme)
  5. Pdt. Jusak Tridarmanto (Fak. Teologi UKDW)
  6. Pdt. Em. Josef P. Widyatmadja, M.Th. (GKI, Central for Development and Culture)

Metode

Proses kegiatan diawali dengan sesi perkenalan dan orientasi kegiatan. Lalu ada penyampaian materi dari setiap narasumber. Pada sesi ini ada proses tanya-jawab dari seluruh peserta. Penyampain materi dalam bentuk kelas atau pun focus group discussion (FGD). Hasil interaksi peserta dan narasumber akan dirangkum oleh fasilitator. Pada hari kedua, peserta akan diajak untuk exposure di tiga tempat, dan tetap ada interaksi antara peserta dan narasumber. Pada hari ketiga, peserta akan ibadah bersama jemaat GKI Sangkrah, audiensi dengan Walikota Solo, dan ditutup dengan malam kebudayaan.

Peserta

FRISA 2019 akan diikuti oleh 35 orang pegiat/aktivis Kristen yang berasal dari lintas denominasi dan lintas komunitas.

Kontribusi

Peserta FRISA 2019 akan dikenakan biaya kontribusi sebesar Rp 500.000 yang akan dialokasikan untuk akomodasi (penginapan dan makanan), transportasi, dan materi selama tiga hari sejak tanggal 26-28 Juli 2019. Kontribusi diberikan pada saat registrasi peserta di lokasi kegiatan pada hari pertama (Jumat, 26 Juli 2019).

Jadwal Acara

Hari I

07.00--09.00 : Registrasi peserta

07.00--08.30 : Makan pagi bersama

08.30--09.30 : Ibadah pembukaan

09.30--10.00 : Ice breaking dan perkenalan

10.00--10.30 : Kudapan

10.30--12.00 : Sesi 1: Gerakan Ekumenis di dan dari Akar Rumput (Pdt. Gomar Gultom)

12.00--13.00 : Makan Siang

13.00--14.00 : FGD

14.00--15.30 : Sesi 2: Meneropong Kebijakan Pemerintah Pusat dan Daerah (Dr. Riant Nugroho (Yayasan Mardiko-Sinode GKI)

15.30--17.00 : FGD 

17.00--19.00 : Istirahat

19.00--20.00 : Makan Malam bersama

Hari II

07.00--08.00 : Makan pagi bersama

08.00--08.30 : Ibadah Pagi

08.30--10.30 : Sesi 3: Dampak Pelayanan Kristus dalam Kehidupan Ekonomi Rakyat : Pdt. Yusak Tridarmanto (Fak. Teologi UKDW)

10.30--12.00 : FGD

12.00--13.00 : Makan Siang

13.00--15.00 : Sesi 4: Tantangan Milenial dalam Masa Revolusi Industri 4.0 dan Era Disruptif (Anna Marsianna)

15.00--15.30 : Kudapan

15.30--17.00 : FGD 

17.00--19.00 : Istirahat

19.00--20.00 : Makan Malam bersama

Hari III

06.00--10.00 : Ibadah pagi di GKI Sangkrah

10.00--13.00 : Audiensi dengan Walikota Solo: F.X. Rudyatmo

13.00--15.00 : Menuju ke Keraton Solo

15.00--19.00 : Istirahat dan Makan Malam

19.00--20.00 : Wayang Kampung Sebelah dan Wedhangan Sega Kuching di GKJ Mojosongo

Narahubung

Calon peserta yang berminat mengikuti FRISA 2019 dapat menghubungi:

Trisna Harahap (JKLPK)                    : 0852-9640-7889

Ibu Wenny (YBKS)                            : 0856-2829-901

 

Penutup

Demikian kerangka acuan ini kami sampaikan untuk membantu peserta dalam memahami tujuan dan proses dari kegiatan ini. Atas dukungan dan kehadirannya, kami mengucapkan terima kasih.