free html hit counter

Diskusi Region Kalimantan Barat

Memanfaatkan fasilitas zoom meeting, JKLPK Region Kalimantan Barat menyelenggarakan diskusi daring dengan tema Program LPK untuk Menyikap Pandemi Covid-19 pada Selasa, 10 November 2020. Narasumber diskusi adalah DR. Ir. Kristianus Atok, M.Si, yang juga penasehat salah satu partisipan, yaitu Yayasan Pemberdayaan Pefor Nusantara (YPPN).  Tujuan diskusi ini adalah untuk berbagi pemikiran, memetakan kondisi terkini, dan menyusun rencana kegiatan Region di masa depan yang kemungkinan besar masih disertai oleh Pandemi Covid-19.

Dalam pemaparannya, narasumber membagi hasil survei gereja terhadap umat yang terdampak Covid-19. Secara umum, umat merasakan langsung dampak Covid-19, khususnya di sektor ekonomi. Namun, di sisi lain, pandemi ini menggerakkan rasa solidaritas umat untuk berbagi terhadap sesama, termasuk umat lintas iman. Pandemi memang menghadirkan kesusahan, tetapi pandemi juga menjadi peluang bagi banyak orang untuk menunjukkan sisi kemanusiaannya yang mungkin selama ini belum terlihat. Bagi partisipan, Pandemi Covid-19 dapat menjadi isu bersama dalam kerangka konsolidasi. Hampir semua partisipan mengalami perubahan pola kerja, di mana pelayanan kepada masyarakat tidak lagi maksimal karena ada pembatasan fisik (sosial) yang disertai protokol kesehatan. Di masa depan, partisipan harus bisa merumuskan ulang model pelayanan kepada masyarakat, termasuk dengan memanfaatkan sebisa mungkin fasilitas teknologi.

Di akhir acara, Region Kalimantan Barat berencana akan membuat sesi diskusi lainnya terutama terkait isu lingkungan. Seperti diketahui, Pulau Kalimantan akan menjadi pusat ibukota, dan dengan demikian konsentrasi kegiatan ekonomi-politik akan semakin menggeliat. Oleh karena itu, Region perlu terlibat agar proses pembangunan tidak meminggirkan peran partisipasi masyarakat dan merusak lingkungan