free html hit counter

Diskusi Memperbaiki Tata Kelola Perkebunan Sawit

Diskusi Memperbaiki Tata Kelola Perkebunan Sawit

JKLPK bersama Sawit Watch dan Persekutuan Gereja-Gereja di Indonesia (PGI) bertemu secara virtual, Selasa (15/12/2020). Topik diskusi tentang isu lingkungan, lebih tepatnya mencari cara untuk terlibat memperbaiki tata kelola perkebunan sawit. Dari hasil brainstorming, tata kelola industri sawit perlu diperkuat karena pada implementasinya ditemukan beberapa masalah. Di tataran regulasi, implementasi Instruksi Presiden No. 8 Tahun 2018 tentang Penundaan dan Evaluasi Perizinan Perkebunan Kelapa Sawit serta Peningkatan Produktivitas Perkebunan Kelapa Sawit belum memuaskan karena belum ada capaian yang signifikan. Hal ini terjadi karena belum ada petunjuk pelaksanaan dan petujuk teknis (juklak dan juknis) serta minimnya dukungan anggaran dari pusat dan daerah.

Hadirnya UU Cipta Kerja juga turut mempengaruhi tata kelola perkebunan sawit ke depan. UU Cipta Kerja justru membuat proses perbaikan tata kelola sawit menjadi runyam karena menerobos proses perbaikan yang sedang berjalan dengan menawarkan model penyelesaian 'berbau' pemutihan. Model ini berpotensi pada pengabaian proses perizinan, tidak transparan,dan hanya menguntungkan segelintir kelompok saja.

Persoalan lainnya soal dampak perkebunan sawit terhadap kelesatarian lingkungan dan kesejahteraan masyarakat (petani) serta buruh perkebunan. Fakta lapangan masih ditemukan buruh sawit yang bekerja sebagai buruh kontrak dan buruh harian lepas selama bertahun-tahun.

Melihat masalah di atas, ke depannya ada beberapa agenda isu yang perlu diperhatikan, antara lain: keterlibatan dalam advokasi RUU Perlindungan Buruh Perkebunan, membuat position paper perkebunan, monitoring implementasi reforma agraria dengan skema perhutanan sosial, dan perluasan jejaring baik organisasi masyarakat sipil dan organisasi lintas keumatan. Dan dalam jangka dekat, tiga lembaga ini akan  menginisiasi diskusi daring tentang catatan akhir tahun isu lingkungan. Menurut rencana kegiatan ini akan dilaksanakan pada mingggu terakhir bulan Desember.